IDXChannel - Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026) sore, menjelang pelaksanaan Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Dari pantauan iNews Media Group, para Menteri dan Wamen tiba secara bertahap di Kompleks Istana Kepresidenan di antaranya Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Nomor, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Kepala Badan Karantina Nasional Abdul Kadir Karding, Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri, Wamendagri Ribka Haluk.
Selanjutnya, Menko Polkam Djamhari Chaniago, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti, Wakil Menteri Pertahanan Lodewijk Freidrich Paulus, selanjutnya Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, hingga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
"Undangannya sidang paripurna ya. Kemungkinan arahan Presiden untuk percepatan program-program pembangunan dan program unggulan Presiden," kata Hasan kepada awak media sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna.
Sidang Kabinet Paripurna kali ini akan menjadi forum evaluasi sekaligus koordinasi lintas kementerian dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.
"Saya rasa akan keseluruhan dibahas dan diberikan arahan oleh presiden. Tapi detailnya kita lihat pas sidang paripurna ya karena saya tentu ga paham detailnya," tutur Hasan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan Presiden Prabowo akan memimpin langsung Sidang Kabinet Paripurna yang diikuti seluruh menteri dan kepala lembaga.
"Insya Allah nanti sore," ujar Prasetyo kepada awak media. Menurut Prasetyo, agenda sidang tidak membahas isu khusus, melainkan membahas perkembangan berbagai sektor pemerintahan sebagaimana yang rutin dilakukan dalam rapat bersama Presiden.
"(Pembahasan) sebenarnya standar. Semua bidang dibahas terus, hanya kadang perlu mekanisme Sidang Kabinet Paripurna," katanya.
Meski demikian, ia menegaskan salah satu fokus utama rapat adalah percepatan implementasi program-program pemerintah agar berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
"Yang khusus dibahas sudah pastilah percepat pelaksanaan program," ujar Prasetyo.
Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan program di setiap kementerian dan lembaga juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembahasan kabinet.
Hingga menjelang dimulainya sidang, arus kedatangan para menteri dan pejabat tinggi negara masih terus berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan. Mereka dijadwalkan mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin langsung Presiden Prabowo.
(kunthi fahmar sandy)