"Ini masih didalami Puslabfor, begitu juga masih didalami KNKT secara paralel. Tim ini masih bekerja untuk mendalami, nanti kami akan mengupdate informasi hasil dari Puslabfor, termasuk dari KNKT," lanjutnya.
Dia menambahkan, polisi memeriksa pihak Daop 1 Jakarta tentang operasional perkeretaapian saat kejadian, mulai dari peristiwa kecelakaan taksi online dengan KRL dan KRL dengan KA Argo Bromo.
Hal itu untuk memastikan tentang early warning system dari pengawas menara ke KA Argo Bromo tersampaikan ataukah tidak.
"Masih didalami, apakah terkait early warning system atau voice logger atau informasi yang disampaikan pengawas menara ke kereta api Argo Bromo sudah mendapat informasi belum apabila ada di depan kereta api sedang mengalami kecelakaan dan berhenti. Ada dua kereta api, satu mengalami kecelakaan dan satu berhenti, ini masih dalam pendalaman," kata Budi.
(Nur Ichsan Yuniarto)