Dia menyebut banyak masukan kepada Kemendikti, meskipun secara status pelaku di luar perguruan tinggi, tetapi secara etika dan juga secara pandangan dunia internasional, kasus ini bisa membuat citra yang negatif untuk peneliti-peneliti di Indonesia.
"Karena, misalnya, dari sisi substansi yang disampaikan itu memang kualitasnya sangat tidak memadai untuk sebuah karya ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.
"Jadi ini yang kami akan coba proses terus, sehingga diharapkan memberikan efek jera dan juga diharapkan tidak ada lagi oknum-oknum yang melakukan tindakan serupa," kata dia melanjutkan.
Bentuk Tim Investasi untuk Tangani Kasus
Lebih lanjut, Brian menyatakan sikap tegas terkait polemik kasus dugaan penggunaan riset palsu oleh peneliti Indonesia dalam forum ilmiah dunia yang belakangan ramai diperbincangkan ini.
"Begitu mendapatkan informasi ini, kami langsung membentuk tim yang dipimpin oleh Ibu Irjen. Kami juga sudah berkoordinasi dengan UNY, kampus lulusan S1-nya dari terduga melakukan pelanggaran ini," kata Brian.