Dia juga mengatakan bahwa kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka ini akan menjadi evaluasi bagi kementerian untuk memperbaiki layanan kereta api di Indonesia.
“Harapan kami adalah bahwa kita bisa belajar dari apa yang terjadi pada kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini dan menjadi pelajaran buat kami untuk memperbaiki layanan kereta api kita,” kata Dudy.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan rasa duka cita bagi seluruh korban yang meninggal dunia akibat tragedi ini. Terlebih, menurut Basarnas seluruh korban dalam kejadian ini merupakan perempuan.
“Kami ingin mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya beberapa penumpang kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini,” ucap dia.
Di sisi lain, ia juga berharap agar para korban yang mengalami luka-luka dan tengah dirawat di rumah sakit terdekat segera diberi kesembuhan.