Fenomena ini menandakan penyakit dengue masih menjadi ancaman masyarakat, dr. Prima mengatakan upaya preventif mencegah dengue di ASEAN ini perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Lonjakan kasus dengue termasuk di Indonesia ini lantaran pengaruh iklum hingga mobilitas penduduk.
“Kita tahu kalau penyakit tidak menular itu urgent ya, perlu ditangani,” papar dr. Prima.
Lebih lanjut, dr. Prima mengungkap adanya target dalam kerjasama ASEAN untuk menanggulangi dengue. Diharapkan adanya pencapaian nol kasus dengue di Indonesia maupun ASEAN pada 2030 mendatang.
“Target zero death akibat dengue pada 2030 dapat dicapai bersama,“ tambahnya.
(Nadya Kurnia)