Namun, pemerintah melalui Menteri Luar Negeri, Sugiono disebut telah membuka komunikasi dengan Turki, Yordania yang warganya juga ikut ditahan untuk bersama-sama mencari solusi pembebasan.
"Ini adalah bagian dari upaya diplomatik kita, upaya diplomatik bersama untuk mendorong pembebasan seluruh tahanan. Kita akan terus tentunya mengupayakan seluruh jalur komunikasi termasuk melalui negara sahabat yang memiliki akses kepada Israel," kata dia.
Kemlu tentunya mengutuk keras tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan GSF yang dilakukan oleh Israel. Kemlu menegaskan tindakan yang dilakukan militer Israel merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Diketahui, sembilan WNI yang ditahan militer Israel, tengah mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Mereka ditangkap di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Para WNI ditangkap militer Israel ketika tengah mengikuti misi kemanusiaan GSF 2.0.
(Nur Ichsan Yuniarto)