"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," imbuh dia.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Operasi senyap itu dilakukan pada Senin (20/7).
"Benar (OTT di NTB)," ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dimintai konfirmasi, Senin (20/7/2026).
Fitroh menambahkan bahwa dalam operasi itu KPK turut menjaring Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Pihak-pihak lain yang ikut terjaring belum diketahui. KPK juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah.
(Nadya Kurnia)