sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menko Polkam Minta TNI-Polri Pulihkan Situasi Usai Penembakan Smart Air 

News editor Putranegara Batubara
12/02/2026 17:16 WIB
Personel gabungan TNI-Polri bergerak cepat melakukan upaya evakuasi korban dan pemulihan kondisi keamanan setelah insiden penembakan Pesawat Smart Air.
Menko Polkam Minta TNI-Polri Pulihkan Situasi Usai Penembakan Smart Air 
Menko Polkam Minta TNI-Polri Pulihkan Situasi Usai Penembakan Smart Air 

IDXChannel - Personel gabungan TNI-Polri bergerak cepat melakukan upaya evakuasi korban dan pemulihan kondisi keamanan setelah insiden penembakan Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan. 

"Saya pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih terhadap apa yang sudah dicapai sampai saat ini oleh kepolisian yang membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

"Dan secara khusus saya menyampaikan terima kasih pada Kapolda Papua yang telah menyelasaikan masalah penembakan dua pilot oleh Kelompok Bersenjata di Papua," lanjutnya.

Sejak pertama kali menerima laporan terjadinya insiden tersebut, dia telah memberikan perhatian serius terhadap perkembangan situasi di lapangan. Langkah-langkah koordinatif diambil guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar. 

Selain itu, koordinasi dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat. Djamari berharap, TNI dan Polri dapat segera memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. 

Dia menekankan pentingnya kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga terkait dalam memperkuat pengamanan. 

Termasuk keamanan sarana dan prasarana, seperti bandara-bandara perintis yang memiliki peran strategis dalam konektivitas dan distribusi logistik di daerah terpencil.

"Terima kasih atas kesigapannya, dan rakyat pun menyampaikan itu pada kita semua," kata Djamari.

Menurutnya, negara bertanggung jawab dan akan selalu hadir untuk melindungi keselamatan serta keamanan seluruh Warga Negara Indonesia di mana pun berada.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi memastikan setiap insiden dapat ditangani secara cepat, terukur, dan efektif.

Pada Rapim Polri tersebut, Djamari juga menyampaikan arahan yang menitikberatkan pada terwujudnya sinergitas semua unsur dalam menjamin kondusivitas keamanan dan stabilitas politik di Indonesia.

Menurutnya, TNI maupun Polri tidak akan bisa melaksanakan tugas-tugasnya dengan lancar jika tidak bersinergi.

"Tidak akan ada perjalanan kepolisian yang rapih sampai sasaran kalau tidak bersama dengan komponen lain, tentara juga sama. Oleh karenanya rasa persatuan di antara kita harus tetap dijaga," kata dia.

Sinergitas, kata Djamari, juga tidak hanya terfokus antara TNI dan Polri. Kerja sama pun harus dijalin erat dengan unsur lain, mulai dari sesama lembaga di pemerintahan sampai berbagai kalangan di masyarakat.

"Juga tidak hanya berdua antara TNI dan Polri, ada juga komponen lain, bahkan ada masyarakat kita tempat kita mengabdi. Oleh karena itu jaga betul kepercayaan yang ada di lingkungan rakyat terhadap kita," kata Djamari.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement