Layanan KAI Bandara melayani 1.755.275 pelanggan, meningkat 8,48 persen dibanding 1.618.119 pelanggan pada tahun sebelumnya.
Di Medan, KA Srilelawangsa menghubungkan masyarakat dengan Bandara Kualanamu. Sedangkan di Yogyakarta, KA Bandara YIA menjadi bagian dari perjalanan menuju kawasan wisata dan pusat aktivitas.
LRT Sumsel melayani 1.084.242 pelanggan, meningkat 7,38 persen dibanding 1.009.737 pelanggan pada kuartal I-2025, menghubungkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dengan kawasan Jakabaring.
Whoosh melayani 1.408.815 pelanggan, meningkat 4,07 persen dibanding 1.353.760 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perjalanan Jakarta–Bandung kini terasa lebih singkat dan efisien.
KA Makassar–Parepare melayani 75.421 pelanggan, meningkat 66,45 persen dibanding 45.312 pelanggan pada kuartal I-2025. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin diterimanya layanan kereta api di wilayah timur Indonesia.
KAI Wisata melayani 78.134 pelanggan, meningkat 110,10 persen dibanding 37.187 pelanggan pada tahun sebelumnya. Perjalanan dengan kereta panoramic, kereta wisata, hingga kereta istimewa menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan.
Anne menambahkan, pertumbuhan ini menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital Access by KAI sebagai bagian dari perencanaan perjalanan.
“Access by KAI hadir untuk memudahkan berbagai kebutuhan perjalanan dalam satu aplikasi. Dari tahap perencanaan hingga keberangkatan, pelanggan dapat mengatur perjalanan dengan lebih praktis dan terhubung,” kata Anne.
(Dhera Arizona)