Karena biaya sekolah ditanggung oleh pemprov, di samping itu banyak terdapat insentif lainnya. Sedangkan soal gizi, dipenuhi oleh BGN.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyinggung kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah untuk menjaga rantai pasok pangan. Dia menegaskan, pengelolaan rantai pasok yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas inflasi Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta akan melibatkan BUMD sektor pangan dan sektor keuangan untuk mendukung keberlanjutan program. Pemprov juga membuka ruang pembiayaan secara profesional melalui Bank Jakarta bagi pihak-pihak yang membutuhkan.
“Kami membuka ruang kerja sama seluas-luasnya agar rantai pasok pangan dapat dikelola secara optimal. Dengan berbagai kemudahan tersebut, kami berharap kerja sama antara BGN dan pemprov semakin kuat serta memberikan manfaat yang lebih besar,” pungkasnya.
(Nadya Kurnia)