“Sebagian masih dalam proses, sebagian akan selesai tepat waktu, dan sebagian mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Namun, kunjungan ini tetap akan menghasilkan berbagai capaian,” tambahnya.
Ia mengatakan kerja sama kedua negara akan difokuskan pada lima pilar utama, yakni pertahanan dan keamanan, perdagangan serta investasi, ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan. “Kunjungan ini akan semakin mempererat hubungan India dan Indonesia melalui lima pilar kerja sama yang telah kami siapkan,” ujarnya.
Menurut Chakravorty, India dan Indonesia memiliki kepentingan bersama sebagai negara maritim di kawasan Indo-Pasifik. Karena itu, isu pertahanan dan keamanan maritim akan menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan Modi dan Prabowo. “Kami merupakan negara perdagangan besar. Kami juga berbagi ruang maritim yang sama sebagai negara tetangga maritim,” paparnya.
Pada kesempatan itu, Chakravorty menjelaskan bahwa Modi dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Senin, 6 Juli 2026, malam. Keesokan harinya, pada Selasa, 7 Juli 2026, Modi akan menggelar pertemuan bilateral dengan Prabowo di Istana dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan.
Pada malam harinya, Modi dijadwalkan menghadiri acara bersama komunitas India di Indonesia. Selain bertemu Prabowo, Modi juga dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan parlemen Indonesia untuk memaparkan pandangannya mengenai kawasan, dunia, serta masa depan hubungan India dan Indonesia.