Di sisi lain, Mahkamah Agung AS sewaktu-waktu dapat mengeluarkan putusan terkait keabsahan tarif yang diberlakukan Trump secara sepihak. Kebijakan tersebut telah menghasilkan ratusan miliar dolar AS dari pajak impor barang.
“Saya adalah raja tarif dan raja tarif telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya berharap kami menang di Mahkamah Agung, karena jika tidak, itu akan memalukan bagi negara kami,” katanya.
Trump juga menyebut telah berdiskusi dengan NATO terkait ketertarikannya mengendalikan Greenland. Dia tak menutup kemungkinan mengerahkan kekuatan militer di Greenland, meskipun AS dan Denmark sama-sama merupakan anggota NATO.
“Kami sangat membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional. Jika kami tidak memilikinya, akan ada lubang besar dalam sistem keamanan nasional kami,” katanya.
Sementara itu, upaya diplomatik belum membuahkan hasil. Pemerintah Denmark mengakui masih terdapat perbedaan tajam dalam pembicaraan dengan Washington. Namun, pertemuan lanjutan direncanakan berlangsung secara berkala.