sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Trump Tak Mau Buru-Buru Capai Kesepakatan dengan Iran

News editor Wahyu Dwi Anggoro
25/05/2026 09:21 WIB
Presiden Donald Trump memberi tahu para negosiator Amerika Serikat (AS) untuk tidak terburu-buru dalam mencapai kesepakatan damai dengan Iran.
Trump Tak Mau Buru-Buru Capai Kesepakatan dengan Iran. (Foto: AP)
Trump Tak Mau Buru-Buru Capai Kesepakatan dengan Iran. (Foto: AP)

IDXChannel - Presiden Donald Trump memberi tahu para negosiator Amerika Serikat (AS) untuk tidak terburu-buru dalam mencapai kesepakatan damai dengan Iran.

"Negosiasi berjalan dengan lancar dan konstruktif, dan saya telah memberi tahu perwakilan saya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan karena waktu masih berpihak kepada kita," kata Trump di akun Truth Social-nya, ditengah optimisme kedua negara akan mencapai kesepakatan damai dalam waktu dekat.

"Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya sampai kesepakatan tercapai, disahkan, dan ditandatangani," ujarnya, dilansir dari AFP pada Senin (25/5/2026).

Washington memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran sejak 13 April setelah Teheran menutup Selat Hormuz sebagai tanggapan terhadap agresi AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari.

"Kedua belah pihak tak perlu terburu-buru sehingga prosesnya berjalan dengan benar," ujar Trump dalam unggahan Truth Social yang sama.

"Hubungan kita dengan Iran telah menjadi jauh lebih profesional dan produktif. Namun, mereka harus memahami bahwa mereka tidak dapat mengembangkan atau memperoleh senjata atau bom nuklir," tutur Trump.

Meskipun Gedung Putih belum merilis aspek-aspek kesepakatan yang sedang dinegosiasikan tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pada Sabtu di televisi pemerintah bahwa kedua pihak hampir mencapai nota kesepahaman atau kerangka kerja yang terdiri dari 14 klausul.

Menurut media berita Axios, gencatan senjata kemungkinan diperpanjang selama 60 hari, di mana Selat Hormuz akan dibuka kembali, Iran akan bebas menjual minyak, dan negosiasi lanjutan akan dilakukan mengenai program nuklir Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement