AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Bank Jago Siap Luncurkan Unit Usaha Syariah di Semester II-2021

SYARIAH
Indah/IDX Channel
Jum'at, 10 September 2021 10:04 WIB
Pada semester II-2021, Bank Jago siap hadirkan unit usaha syariah.
Bank Jago Siap Luncurkan Unit Usaha Syariah di Semester II-2021 (Dok.ANTARA))
Bank Jago Siap Luncurkan Unit Usaha Syariah di Semester II-2021 (Dok.ANTARA))

IDXChannel - Bank Jago memaparkan sejumlah rencana strategis yang akan ditempuh oleh perusahaan pada semester II/2021. Seperti dilaporkan dalam paparan publik 8 September lalu, pada  paruh kedua 2021, Bank Jago menyatakan bakal fokus untuk mempersiapkan unit usaha syariah dan infrastruktur digital untuk menambah jumlah integrasi pembayaran dan pengelolaan keuangan dengan GoPay dan Gojek.

Bank Jago akan menghadirkan unit usaha syariah dimana pihak manajemen perusahaan berencana meminta persetujuan dari pemegang saham untuk mengangkat anggota dewan pengawas syariah dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan berlangsung pada tanggal 22 September mendatang.

Dikutip dari Techinasia, Kharim Siregar, Direktur Utama Bank Jago menyatakan unit usaha syariah Bank Jago akan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Unit syariah ini akan menghadirkan layanan yang sama dengan bisnis konvensional dari Bank Jago. Menurut Kharim, strategi ini ditempuh agar nasabah dapat memilih sesuai dengan preferensi masing-masing.

Selai itu, peningkatan kerja sama dengan Gojek akan mencakup pendataan profil (know your customer/KYC) nasabah, menyediakan pembayaran Kantong Jago untuk merchant GoPay, akses ke fitur tabungan dan kartu Bank Jago di dalam aplikasi Gojek, serta mengelola saldo GoPay melalui aplikasi Bank Jago.

“Dalam waktu dekat, integrasi Bank Jago dengan Gojek akan ditingkatkan. Kalau sebelum ini mendaftar Bank Jago via Gojek masih harus keluar [aplikasi], ke depannya akan seamless dan tidak perlu pindah aplikasi. Kartu Jago pun nantinya bisa dihubungkan dengan Gopay,” kata Kharim Siregar.

Dalam kegiatan paparan publik ini, Bank Jago juga menyampaikan dua model kerja sama bisnis yang ditempuh oleh perusahaan. Pertama, menjalin kerja sama dengan institusi keuangan untuk menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UMKM melalui skema channeling dengan peer-to-peer (P2P) lending serta joint financing dengan multifinance.

Dengan menerapkan skema tersebut, Bank Jago sudah bekerja sama BFI Finance Indonesia yang sahamnya dimiliki oleh Patrick Walujo, pengendali Bank Jago melalui Northstar. Selain BFI, Bank Jago juga menjalin kemitraan dengan Investree, Akulaku Finance, Paper.id, Akseleran, dan beberapa perusahaan lainnya.

Kedua, kerja sama value chain yang bertujuan untuk menyalurkan pembiayaan kepada pemasok, distributor, dan merchant. Salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan Bank Jago dengan model kerja sama ini adalah startup perikanan eFishery.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD