AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Expo UMKM Halal 2021, Waketum MUI Minta Pemerintah Dukung Pengusaha Mikro

SYARIAH
Widya Michella
Senin, 06 Desember 2021 13:07 WIB
Dalam pembukaan Expo UMKM Halal 2021, Waketum MUI Anwar Abbas minta pada pemerintah untuk lebih berpihak pada pengusaha mikro dan ultra mikro.
Expo UMKM Halal 2021, Waketum MUI Minta Pemerintah Dukung Pengusaha Mikro (Dok.MNC Media)
Expo UMKM Halal 2021, Waketum MUI Minta Pemerintah Dukung Pengusaha Mikro (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyebut pemerintah hingga kini belum berpihak kepada para pengusaha mikro dan ultra mikro. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah pengusaha mikro mencapai 68 juta dibandingkan usaha kecil yang hanya dikisaran 700 ribu lebih, usaha menengah sekitar 60 ribu lebih dan usaha besar di angka 5.500 usaha.

"Oleh karena itu negara harus tampil karena tugas negara kita melindungi, sejahterakan rakyat. Tapi saya tidak terlalu melihat negara menonjol dalam masalah memperhatikan nasib dari pengusaha mikro dan ultra mikro,"kata Anwar dalam Pembukaan Expo UMKM Halal 2021 yang disiarkan secara daring melalui akun YouTube official tv MUI, Senin,(06/12/2021).

"Saya melihat pemerintah memberikan konsen terhadap usaha besar, menengah usaha kecil tapi tidak dan belum konsen dengan usaha mikro dan ultra mikro.Sementara usaha mikro dan ultra mikro itu ada 98,6%,"ujar dia.

Oleh karena itu, menurut nya bagaimana Indonesia mendorang dari bawah dimana  semestinya pembiayaan dan pendanaan diperuntukan kepada masyarakat lapisan bawah sehingga mereka juga dapat naik kelas.

"Sehingga kita harapkan struktur masyarakat kita berubah dari bentuk piramid menjadi belah ketupat. Kalau seandainya kita transformasikan ekonomi kita ini dari bentuk piramid ke belah ketupat,  menurut BJ Habibie di atas itu cukup 2% di bawah itu cukup 3% di tengah itu 95%,"ujar dia.

Dengan demikian untuk dapat  meningkatkan daya beli masyarakat, lanjut Anwar, baik pemerintah maupun lembaga terkait seperti MUI dapat melakukan pendampingan dengan melatih usaha- usaha mikro untuk mendapatkan pembiayaan, memproduksi barang-barang yang berkualitas, dan pengenalan SOP dalam membuat sesuatu.

"Kalau ekonomi lapis bawah terutama usaha mikro bisa kita dongkrak naik menjadi usaha kecil menengah. Maka menurut saya Indonesia tahun 2045 -2050 akan menjadi suatu negara adikuasa di dunia dan ekonomi umat akan berkontribusi secara signifikan,"ucapnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD