AALI
9825
ABBA
290
ABDA
6525
ABMM
1380
ACES
1345
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3520
ADHI
820
ADMF
7550
ADMG
196
ADRO
2250
AGAR
362
AGII
1440
AGRO
1360
AGRO-R
0
AGRS
173
AHAP
70
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
800
AKSI
805
ALDO
1345
ALKA
312
ALMI
298
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.20
-0.47%
-2.36
IHSG
6610.36
-0.06%
-3.70
LQ45
940.97
-0.41%
-3.85
HSI
23985.05
-0.53%
-127.73
N225
27442.59
-2.88%
-814.66
NYSE
16950.91
-1.56%
-268.15
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,548 / gram

Permudah Sertifikasi Halal, BPJH Sosialisasikan Aplikasi SiHalal bagi UMK 

SYARIAH
Widya Michella
Senin, 06 Desember 2021 09:46 WIB
BPJH memastikan bahwa penggunaan aplikasi SiHalal akan memudahkan pelaksanaan sertifikasi halal.
Permudah Sertifikasi Halal, BPJH Sosialisasikan Aplikasi SiHalal bagi UMK  (Dok.MNC Media)
Permudah Sertifikasi Halal, BPJH Sosialisasikan Aplikasi SiHalal bagi UMK  (Dok.MNC Media)

IDXChannel- Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham memastikan bahwa penggunaan aplikasi SiHalal akan memudahkan pelaksanaan sertifikasi halal. Hal ini disampaikan saat mensosialisasikan SiHalal di hadapan seratus pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Bandung Jawa Barat, Sabtu (4/12/2021).

"Penggunaan Aplikasi SiHalal membantu mewujudkan kemudahan bagi pelaku usaha atau masyarakat dalam mengakses layanan sertifikasi halal yang diberikan BPJPH," ucap Aqil Irham demikian dikutip dalam laman resmi Kemenag, Senin,(06/12/2021).

SiHalal sendiri merupakan aplikasi layanan Sertifikasi Halal berbasis web yang dikembangkan oleh BPJPH guna mendukung layanan sertifikasi halal. SiHalal dapat diakses secara online melalui perangkat komputer, atau smartphone dengan akses internet. 

"Komitmen BPJPH untuk melakukan layanan sertifikasi halal yang diajukan pelaku usaha secara digital melalui sistem informasi ini merupakan pelaksanaan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39/2021 Pasal 148, bahwa sistem layanan penyelenggaraan JPH menggunakan layanan berbasis elektronik yang terintegrasi,"ujar Aqil Irham

Penggunaan SiHalal ini, lanjutnya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemberian layanan sertifikasi halal sesuai kebutuhan serta harapan pelaku usaha atau masyarakat. Implementasi sistem informasi itu juga mendukung dilaksaknakannya layanan sertifikasi halal paling lama 21 hari kerja sesuai amanat regulasi JPH.

"Terlebih, menilik banyaknya jumlah pelaku usaha yang tersebar di seluruh Indonesia, penggunaan aplikasi SiHalal dipastikan memberikan banyak kemudahan baik bagi pelaku usaha, petugas layanan, dan semua pemangku kepentingan terkait dalam sertifikasi halal," kata Aqil Irham.

Terdapat tiga manfaat dari penggunaan SiHalal yaitu: Pertama, SiHalal memberikan akses yang lebih luas kepada pelaku usaha yang terdistribusi di seluruh wilayah Indonesia dengan akses tidak terbatas oleh jam kerja. SiHalal juga dapat diakses dari mana saja secara langsung oleh pelaku usaha melalui media handphone, komputer atau laptop sepanjang terhubung oleh jaringan internet.

Kedua, implementasi SiHalal meningkatkan dan mempercepat proses layanan dengan membangun integrasi dengan Kementerian/Lembaga, seperti dengan Online Single Submission (OSS) BKPM dan Balai Sertifikat Elektronik (BSRE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Ketiga, SiHalal meningkatkan dan mempercepat proses layanan dengan para stakeholder sertifikat halal, dengan menerapkan integrasi data dan layanan, yaitu Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Komisi Fatwa MUI.

Namun perlu diingat, penggunaan SiHalal, menurut nya hanya akan optimal jika didukung oleh kesiapan para pihak pengguna aplikasi, termasuk pelaku UMK sebagai pengguna aplikasi layanan SiHalal.

"Untuk itu sosialisasi menjadi bagian penting yang harus kita laksanakan dan kita gencarkan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman khususnya pelaku UMK dalam melaksanakan kewajiban sertifikasi halal, sekaligus untuk meningkatkan literasi digital dalam penggunaan aplikasi layanan SiHalal,"ujar dia. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD