AALI
9325
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
735
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
800
ADMF
8200
ADMG
176
ADRO
3150
AGAR
322
AGII
2250
AGRO
760
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
106
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1165
AKSI
272
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.49
1.15%
+6.13
IHSG
7133.45
0.57%
+40.18
LQ45
1016.36
1.05%
+10.57
HSI
19830.52
-1.05%
-210.34
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
0.00
-100%
-15804.38
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
840,925 / gram

Haji Undangan Gratis yang Diperjualbelikan dengan Harga Mahal, Memang Ada?

SYARIAH
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Selasa, 19 Juli 2022 17:17 WIB
Haji Furoda sebenarnya merupakan sebuah sarana haji undangan gratis yang disediakan oleh Kerajaan Arab Saudi
Haji Undangan Gratis yang Diperjualbelikan dengan Harga Mahal, Memang Ada? (Foto: MNC Media)
Haji Undangan Gratis yang Diperjualbelikan dengan Harga Mahal, Memang Ada? (Foto: MNC Media)

IDXChannel Haji Furoda sebenarnya merupakan sebuah sarana haji undangan gratis yang disediakan oleh Kerajaan Arab Saudi. 

Sebanyak 46 jamaah haji Furoda asal Indonesia dideportasi dari Arab Saudi dan sempat terdampar di Jeddah, sebelum akhirnya dipulangkan pada Minggu (3/7/2022). Para jamaah tersebut dipulangkan lantaran tidak memiliki visa resmi.

Haji Undangan Gratis

Pada dasarnya, haji furoda atau haji mujamalah adalah salah satu jenis haji gratis dan merupakan undangan dari Kerajaan Arab Saudi. Sayangnya, fasilitas haji furoda tersebut malah diperjualbelikan di Indonesia. 

Haji furoda atau haji undangan gratis tersebut diberikan sebagai sebuah cara untuk meningkatkan hubungan diplomatik antara Kerajaan Arab Saudi dengan negara lainnya. Haji furoda sendiri sudah ada sejak 2014 lalu.

Haji furoda sendiri unik karena merupakan hadiah langsung dari Kerajaan Arab Saudi yang diberikan secara perorangan. Jadi, pemberian kuota haji furoda tersebut tidak melalui Kementerian Agama maupun Pemerintah Indonesia.

Pemerintah maupun Kementerian Agama bahkan tidak mengetahui jumlah kuota haji furoda yang bisa diambil dan dimanfaatkan. Sehingga secara konsep, haji furoda di sebuah negara seharusnya tidak bisa diperjualbelikan, bahkan untuk negara lain. 

Kasus 46 jamaah haji furoda yang dideportasi tersebut diketahui tidak diterima di Arab Saudi karena menggunakan kuota haji furoda yang diperuntukkan kepada negara Malaysia dan Singapura. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD