AALI
9700
ABBA
244
ABDA
0
ABMM
2330
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7100
ADHI
810
ADMF
8075
ADMG
174
ADRO
2940
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1045
AKSI
298
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.37
-0.42%
-2.24
IHSG
6978.70
-0.25%
-17.76
LQ45
1003.62
-0.4%
-4.02
HSI
22051.03
-1.64%
-367.94
N225
26718.40
-1.22%
-331.07
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,844
Emas
868,854 / gram

Kisah Pemuda 26 Tahun Pergi Haji demi Wujudkan Keinginan Mendiang Ayah

SYARIAH
Dani Adil
Kamis, 16 Juni 2022 15:38 WIB
Cerita pemuda 26 tahun bernama Umar Faruq mengumpulkan uang untuk naik haji. Dia cukup gigih untuk mengumpulkan dana demi mewujudkan mimpi mendiang ayahnya.
Kisah Pemuda 26 Tahun Pergi Haji demi Wujudkan Keinginan Mendiang Ayah. (Foto: MNC Media)
Kisah Pemuda 26 Tahun Pergi Haji demi Wujudkan Keinginan Mendiang Ayah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Cerita pemuda 26 tahun bernama Umar Faruq mengumpulkan uang untuk naik haji. Dia cukup gigih untuk mengumpulkan dana hingga bisa menunaikan rukun Islam kelima itu demi mewujudkan mimpi mendiang ayahnya.

Umar berjuang menabung sedikit demi sedikit sebelum mendaftarkan diri sebagai jamaah haji khusus. Apalagi secara usia, Umar sulit membayangkan melunasi biaya haji khusus yang cukup mahal. Umar kemudian belajar merintis usaha di bidang perikanan bersama keluarga. Lamban laun, usahanya berkembang hingga sampai saat ini.

"Jadi ngalir aja (kumpulin uang) kalau udah niat ingin naik haji Insya Allah terkumpul," kata Umar kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Kamis (16/6/2022).

Alasan kegigihan Umar mengumpulkan uang untuk berangkat haji berawal dari keinginan ayahnya yang ingin beribadah haji ke Tanah Suci. Namun, takdir berkata lain, ayah Umar meninggal dunia akibat kecelakaan pada 2014. 

Umar masih mengingat jelas keinginan ayahnya semasa hidup. Pada akhirnya, Umar memutuskan melanjutkan impian sang ayah. Pada 2016, Umar mendaftar haji khusus.

"Daftar 2016, nunggu empat tahun, harusnya 2020 lalu mundur baru sekarang. Dan alhamdulillah bisa wujudkan keinginan ayah dan ada kebanggaan tersendiri juga nikmat masih usia muda sudah berhaji," ucap pria asal Sidoarjo ini.

Dia menceritakan alasan memilih haji khusus. Meski harus merogoh kocek lebih dalam, berdasarkan pengalaman kerabatnya pelayanan haji khusus membuat lebih nyaman.

"Tidak perlu khawatir dengan pelayanan-pelayanannya," katanya.

Umar tiba di Bandara AMMA Madinah bersama 36 jamaah haji khusus serta tiga petugas yang termasuk kloter perdana. Setelah tiba di Madinah, Umar siap melaksanakan serangkaian ibadah sebelum nantinya diberangkatkan ke Makkah. Salah satu doa yang ingin dia panjatkan agar seluruh keluarganya diberikan sehat.

"Keluarga sehat, rezeki lancar dan lapang. Keluarga-keluarga yang lain juga diberikan hal yang sama," katanya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD