AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Matahari Tepat di Atas Kabah pada 27-28 Mei, Saatnya Luruskan Arah Kiblat

SYARIAH
Widya Michella
Rabu, 25 Mei 2022 14:45 WIB
Matahari melintas tepat di atas Kabah diperkirakan akan terjadi pada 27-28 Mei 2022 dan umat Muslim bisa memanfaatkan untuk meluruskan arah kiblat.
Matahari Tepat di Atas Kabah pada 27-28 Mei, Saatnya Luruskan Arah Kiblat (Dok.MNC)
Matahari Tepat di Atas Kabah pada 27-28 Mei, Saatnya Luruskan Arah Kiblat (Dok.MNC)

IDXChannel - Fenomena matahari melintas tepat di atas Kabah diperkirakan akan terjadi pada 27-28 Mei 2022. Fenomena yang dikenal dengan istilah istiwa a’zham atau rashdul qiblah ini dianggap dapat dimanfaatkan untuk memverifikasi atau meluruskan arah kiblat.

Menurut Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Adib, karena ketika matahari melintas di atas Ka’bah, bayangan semua benda yang terkena sinar matahari akan menunjuk lurus ke arah kiblat.

“Rashdul qiblah bisa dimanfaatkan untuk memverifikasi arah kiblat. Peristiwa alam ini terjadi pada 27 dan 28 Mei 2022 pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA. Bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka’bah,”ujar Adib dikutip dalam keteranganya di Jakarta, Rabu,(25/05/2022).

Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menyampaikan, setidaknya ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat. Salah satunya memastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan lot/bandul.

“Selain itu, permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata, serta jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI, atau Telkom. Bisa juga menggunakan jam digital di ponsel masing-masing,” kata dia.

Berikut cara penentuan arah kiblat saat matahari melintas di atas Ka’bah:

1. Tentukan tempat yang akan diketahui arah kiblatnya, dengan mencari lokasi yang rata dan terkena cahaya matahari;

2. Gunakan benda atau tongkat yang lurus, bisa juga menggunakan benang berbandul;

3. Siapkan jam yang telah dikalibrasikan atau dicocokkan dengan waktu BMKG; 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD