AALI
9350
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
730
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
795
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3170
AGAR
322
AGII
2240
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
104
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1160
AKSI
270
ALDO
750
ALKA
294
ALMI
300
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.51
0.4%
+2.15
IHSG
7103.58
0.15%
+10.31
LQ45
1009.34
0.35%
+3.55
HSI
19938.56
-0.51%
-102.30
N225
28864.25
-0.03%
-7.53
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 1,877
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Menag: Calon Jamaah Haji yang Batal Berangkat Karena Usia Jadi Prioritas Tahun Depan

SYARIAH
Widya Michella
Selasa, 26 April 2022 23:54 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas memastikan jamaah haji yang telah lunasi Bipih dan gagal berangkat karena usia akan jadi prioritas haji di tahun depan.
Menag: Calon Jamaah Haji yang Batal Berangkat Karena Usia Jadi Prioritas Tahun Depan (Dok.MNC)
Menag: Calon Jamaah Haji yang Batal Berangkat Karena Usia Jadi Prioritas Tahun Depan (Dok.MNC)

IDXChannel - Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas memastikan jamaah haji yang telah lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1441 H/2020 M dan batal berangkat karena batasan usia di maksimal 65 tahun jadi prioritas haji tahun berikutnya. 

Menurutnya hal ini disebabkan karena adanya kebijakan penyelenggaraan haji 1443/2022 oleh Pemerintah Arab Saudi yang membatasi usia jemaah haji yang berumur maksimal 65 tahun. 

Dengan demikian, baik haji reguler ataupun khusus di tahun ini, kata Menag akan memprioritaskan keberangkatan jemaah berusia paling tinggi 65 tahun per tanggal 8 Juli 2022. Serta sesuai dengan urutan nomor porsinya masing-masing. 

"Jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M yang tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun 1443 H/2022 M diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M sepanjang kuota haji tersedia,” kata Menag dalam keterangan resminya, Selasa,(26/04/2022).

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) RI juga telah menetapkan besaran kuota haji reguler 1443 H/2022 M dalam Keputusan Menteri Agama KMA No 405 tahun 2022 tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M. 

"KMA ini selanjutnya akan menjadi pedoman seluruh jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus dalam melakukan finalisasi penyediaan layanan jemaah haji Indonesia,”ujar Menag.

Dalam KMA yang ditandatangani Menag Yaqut tertanggal 22 April 2022 ini ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M berjumlah 100.051, terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus. 

KMA ini, lanjut pria yang akrab disapa GusMen, menetapkan bahwa kuota haji reguler terdiri atas 92.246 kuota jemaah haji reguler tahun berjalan, 114 kuota pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dan 465 kuota petugas haji daerah. 

Sementara untuk kuota haji khusus, terdiri atas 6.664 kuota jemaah haji khusus tahun 1443 H/2022 M dan 562 kuota petugas haji khusus.

(IND) 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD