Di sisi lain, isu istithaah kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah tahun ini. Menurut Menhaj, penerapan standar kesehatan jamaah akan dilakukan secara tegas.
“Pemerintah Arab Saudi memberi perhatian khusus pada istithaah kesehatan. Pemeriksaan akan dilakukan secara acak dan jemaah yang tidak memenuhi syarat berpotensi dipulangkan. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang memaksakan keberangkatan jamaah yang tidak layak secara kesehatan,” kata dia.
Menhaj menambahkan, Kemenhaj akan melakukan perbaikan di sisi embarkasi dan layanan di Arab Saudi, termasuk optimalisasi pemeriksaan di bandara, seleksi ketat syarikah, serta pendistribusian kartu Nusuk sejak embarkasi.
“Semua ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah sejak dari Tanah Air hingga kembali ke Indonesia,” katanya.
Menhaj juga menegaskan pentingnya peran media dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji.