Gus Irfan menambahkan ada beberapa embarkasi tambahan yang disiapkan. Penambahan embarkasi untuk memperluas jangkauan layanan jamaah haji.
"Tahun ini ada tambahan dua embarkasi, embarkasi di Banten untuk Jawa Barat, sebagian Jawa Barat, kemudian ada juga embarkasi di Jogja. Jogja ini agak istimewa karena kita membuka embarkasi tanpa memiliki asrama haji," ujar dia.
Adapun Kementerian Haji dan Umrah RI telah menetapkan kuota haji Indonesia tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi sebanyak 221.000 jemaah. Berdasarkan data pada aplikasi Nusuk Masar, kuota tersebut terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler (92 persen) dan 17.680 jamaah haji khusus (8 persen).
Jumlah ini tetap sama seperti tahun sebelumnya dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
(kunthi fahmar sandy)