AALI
9750
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1355
ACES
1205
ACST
187
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
172
ADRO
2180
AGAR
362
AGII
1435
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
750
ALDO
1305
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24247.54
0.02%
+3.93
N225
27044.27
-0.32%
-87.07
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

MUI Jatim Nyatakan Pinjol Ilegal Haram dan Dosa Besar

SYARIAH
Hari Tambayong
Kamis, 28 Oktober 2021 10:44 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menerbitkan fatwa yang menyatakan pinjaman online (pinjol) ilegal adalah haram dan dosa besar.
MUI Jatim Nyatakan Pinjol Ilegal Haram dan Dosa Besar. (Fot
MUI Jatim Nyatakan Pinjol Ilegal Haram dan Dosa Besar. (Fot

IDXChannel - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menerbitkan fatwa yang menyatakan pinjaman online (pinjol) ilegal adalah haram dan dosa besar. Keputusan ini diberikan setelah mendapatkan fatwa di mana pinjaman ini menyimpan banyak penipuan dan merugikan nasabahnya.

"Kalau memang ada unsur penipuan, bukan hanya haram tapi juga dosa besar. Dan seandainya dapat pinjaman dari pinjol itu dijamin enggak berkah," kata Ketua MUI Jawa Timur, KH Mutawakkil Alallah, usai menghadiri rapat evaluasi MUI di Surabaya, Kamis (28/10/2021).

Kasus pinjol ilegal dan sejumlah penggerebekan yang dilakukan kepolisian sedang menjadi perhatian publik saat ini. Apalagi, selain tidak memberikan uang pinjaman sesuai yang diminta, lembaga yang mengklaim sebagai peer to peer lending itu juga kerap melakukan cara penagihan yang diluar norma kesopanan.

"Pernah dijelaskan oleh OJK maupun pihak lembaga-lembaga keuangan pemerintah agar masyarakat menghindari pinjol demi kehati-hatian agar tidak menjadi korban dari para pelaku yang memang bertujuan untuk menzolimi mereka," jelas dia.

Tidak hanya itu, orang-orang yang mengajukan pinjaman melalui pinjol ini juga rata-rata tidak pernah merasa untung, bahkan mengalami kerugian dengan bunga yang tinggi, Apalagi, akad yang dilakukan sudah menyalahi aturan perundang-undangan di Indonesia.

"Ormas-ormas lain sudah memutuskan pinjaman itu akadnya harus otentik, sedang pinjol itu diluar konteks. sehingga unsur penipuannya sangat besar sekali dan tridak ada sejarah orang yg beruntung melalui pinjol, yang rugi iya," tutupnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD