AALI
9650
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1040
ADMF
7725
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
0
AGII
1525
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
76
AIMS
462
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
965
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Pemkot DKI dan Baznas Revitalisasi Pusat Kuliner Halal Sekitar Masjid Jami Matraman

SYARIAH
Muhammad Refi Sandi/MPI
Selasa, 02 November 2021 13:38 WIB
Pusat kuliner halal dekat Masjid Jami Matraman akan direvitalisasi oleh Pemkot DKI dan Baznas.
Pemkot DKI dan Baznas Revitalisasi Pusat Kuliner Halal Sekitar Masjid Jami Matraman(Dok.Okezone/Tentry Yudvi)
Pemkot DKI dan Baznas Revitalisasi Pusat Kuliner Halal Sekitar Masjid Jami Matraman(Dok.Okezone/Tentry Yudvi)

IDXChannel - Pusat kuliner halal dekat Masjid Jami Matraman, Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat yang menjadi tempat salat Jumat pertama Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Bung Hatta akan direvitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat.

"Penataan kawasan JP 66 ini direncanakan berkolaborasi dengan Baznas Bazis DKI Jakarta. Memiliki luas 868 meter persegi, di sini nantinya akan dibangun dengan konsep milenial dan berisikan 45 pedagang di dalamnya," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengutip akun Instagram @kominfotikjp, Selasa (2/11/2021).

Bakwan mengatakan revitalisasi akan dimulai awal tahun 2022 yang akan rampung dalam jangka waktu 2 bulan.

"Penataan kawasan ini akan dijadwalkan pada awal tahun 2022 dengan estimasi waktu pengerjaan 2 bulan," jelasnya.

Bakwan pun berharap proses revitalisasi ke dalam konsep milenial dapat menjadi daya tarik masyarakat.

"Ke depannya kawasan kuliner ini sudah bisa digunakan kembali dengan model dan bentuk yang baru yang lebih indah, tertata dengan mengusung konsep milenial," tutupnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD