Dia mengaku optimistis menghadapi kondisi tersebut, dengan tetap meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi biaya. Pihaknya pun akan melakukan edukasi jamaah dengan jelas mengapa ada perubahan harga paket perjalanan.
"Pada musim haji tahun ini, Marco Travel tetap menjalankan rangkaian ibadah sunnah haji, termasuk pelaksanaan tarwiyah, bermalam di Muzdalifah, hingga penempatan tenda jamaah yang strategis di Mina," ujarnya.
Menurutnya, jamaah tetap diajak menjalankan sunnah haji dengan berangkat ke Mina pada 8 Dzulhijjah dan mempersiapkan diri menghadapi puncak haji di Arafah. Selain itu, juga tetap melaksanakan mabit atau bermalam di Muzdalifah.
"Untuk menunjang kenyamanan jamaah selama berada di area terbuka, pihak travel telah menyiapkan matras atau busa khusus sebagai alas istirahat," ujar dia.
Dia menambahkan, pihaknya juga menyediakan fasilitas tenda ber-AC di Mina yang berlokasi sekitar 150 meter dari area Jamarat. Jarak tenda tersebut juga dekat dengan lokasi lempar jumrah, agar memudahkan jamaah dalam menjalankan rangkaian ibadahnya.
"Pelayanan haji bukan hanya soal fasilitas mewah, tetapi juga bagaimana jamaah dapat menjalankan ibadah sesuai sunnah dengan aman, nyaman, dan lebih tenang, dengan pengalaman panjang dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah," kata dia.
(Dhera Arizona)