AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Soal Kuota Haji 2022, Kemenag Tunggu Konfirmasi Arab Saudi

SYARIAH
Widya Michella
Jum'at, 14 Januari 2022 13:28 WIB
Wamenag Zainut Tauhid menyebut hingga kini Pemerintah Arab Saudi belum berbicara terkait kuota haji 2022 bagi jamaah Indonesia.
Soal Kuota Haji 2022, Kemenag Tunggu Konfirmasi Arab Saudi(Dok.tangkapan layar)
Soal Kuota Haji 2022, Kemenag Tunggu Konfirmasi Arab Saudi(Dok.tangkapan layar)

IDXChannel - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid menyebut hingga kini Pemerintah Arab Saudi belum berbicara terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 h/2022M. Sehingga pembahasan kuota haji juga dapat dibicarakan.

"Dalam rangka memperoleh kuota haji, kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Namun pemerintah Arab Saudi menyampaikan belum dapat melakukan pembicaraan terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022M," ucap Zainut dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis, (13/1/2022).

Lebih lanjut, Zainut mengatakan salah satu tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji adalah dilakukannya MoU tentang jumlah kuota haji.

"Dalam kondisi normal dan memperhatikan pengalaman tahun lalu, Mou tentang kuota Haji dilakukan pada bulan rabiul awal s/d Robiatssani (rabiul akhir),"ujar dia.

Bahkan, dia pun belum dapat memperoleh kepastian tentang ada tidaknya keberangkatan jemaah haji 1443H/2022M hingga saat ini.

Pasalnya sejak Menag Yaqut melakukan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi yaitu Menteri urusan Islam dakwah dan penyuluhan dr. Abdullatif Al syeikh, Gubernur Mekah pangeran Khalid bin al Faisal dan Menteri Haji dan umrah dr.Tawfiq bin Fauzan Al rabeah pada bulan November 2021 lalu, pemerintah Arab Saudi belum membicarakan hal tersebut.

"Hasil dari koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa sampai dengan saat ini kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaran ibadah haji pada tahun 1443H/2022M, belum dapat diperoleh,"ujar dia.

Walaupun begitu pemerintah, kata Zainut terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M. Mulai dari menyusun beberapa skenario penyelenggaraan ibadah haji dimana pemerintah melakukan mitigasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M dengan dua opsi yaitu kuota penuh kuota terbatas dan tidak memberangkatkan jemaah haji. 

"Pemerintah sampai saat ini tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama kuota penuh. Sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan secara normal seperti penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya," jelasnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD