AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Sowan ke Konjen RI Jeddah, Amphuri Bahas Soal Gelang Pengganti Aplikasi Tawakkalna

SYARIAH
Widya Michella
Jum'at, 07 Januari 2022 14:24 WIB
Wasekjen Amphuri bertemu dengan Konjen RI di Jeddah dan membahas soal gelang penanda pengganti aplikasi Tawakkalna.
Sowan ke Konjen RI Jeddah, Amphuri Bahas Soal Gelang Pengganti Aplikasi Tawakkalna  (Dok.MNC Media)
Sowan ke Konjen RI Jeddah, Amphuri Bahas Soal Gelang Pengganti Aplikasi Tawakkalna (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Wasekjen H Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Rizki Sembada dan Wakabid LN H.Syaiful Bahri tidak mempermasalahkan belum terintegrasi-nya aplikasi Tawakkalna dan PeduliLindungi. 

Hal ini disampaikan Tim Advance Mitigasi Sistem Umrah Amphuri saat bertemu dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Eko Hartono dan Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali di Mekkah Kamis,(06/1/2022)

Pasalnya mereka justru menggunakan gelang penanda sebagai bentuk konfirmasi telah divaksin yang dilaporkan dan diurus oleh Muassasah setempat. Gelang itu juga sebagai penanda bahwa jamaah Indonesia telah terdaftar aplikasi Tawakkalna Arab Saudi.

"Aplikasi Tawakkalna tidak perlu terlalu dipermasalahkan karena berdasarkan pengalaman tim, pemakaian gelang yang diberikan oleh muassasah sebagai identitas jemaah cukup efektif digunakan sebagai alat pengenal dan tiket masuk untuk beribadah di kedua Tanah Haram," dikutip dalam keterangan resminya, Jumat,(07/1/2022).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, pihak konjen bermaksud meminta masukan dan juga evaluasi dari tim advance berdasarkan pengalaman yanh mereka jalani selama 14 hari menjalani ibadah umrah.

Dari Amphuri mengusulkan dan memberi rekomendasi agar umrah dapat dilaksanakan kembali mengingat kesiapan pemerintah Saudi dalam menyambut tamu-tamu Allah dari Indonesia.

Secara bergantian Ketua tim Advance Amphuri, H.Azhar Gazali turut memberikan masukan dimana perlunya kesiapan asrama haji sebagai tempat karantina nantinya yang memenuhi standar satgas dalam menerima jamaah sepulang dari umrah.

Sedangkan Kabid Haji H Ismail juga menyampaikan penegasanya agar umrah dilanjutkan sepulang tim advance agar semua stake holder dalam pengeloaan perjalanan umrah bisa hidup dan berputar kembali termasuk penerbangan dan juga kewajiban untuk memberangkatkan calon jamaah oleh PPIU bisa terlaksana.

"Semua asosiasi menyepakati hal yang sama dibutuhkan kesiapan semua pihak untuk mensukseskan rencana tersebut. Mengingat keberangkatan umrah kali ini berada di masa pandemi sehingga membutuhkan penanganan khusus yang mengedepankan keamanaan, kenyamanan terutama dari segi kesehatan,"ucapnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD