AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Sudah 30 Tahun, Berikut Sejarah Ekonomi Syariah di Indonesia

SYARIAH
Rista Rama Dhany
Rabu, 14 April 2021 09:43 WIB
Ekonomi syariah sudah ada sejak 1991 di Indonesia, bagaimana perkembangannya saat ini? Berikut tonggak penting sejarah pekembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Sudah 30 Tahun, Berikut Sejarah Ekonomi Syariah di Indonesia (FOTO: MNC Media)
Sudah 30 Tahun, Berikut Sejarah Ekonomi Syariah di Indonesia (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Ekonomi syariah sudah ada sejak 1991 di Indonesia, bagaimana perkembangannya saat ini? Berikut tonggak penting sejarah pekembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, Rabu (14/4/2021), ekonomi syariah pertama kali hadir di Indonesia ketika Bank Muamalat beroperasi pada 1991, yang merupakan bank syariah pertama di Indonesia.

Indonesia sendiri punya masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024 yang terinisiasi oleh Komiter Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pada 14 Mei 2019.

Kembali kesejarah ekonomi syariah di Indonesia, pada 1992, Masa dual banking system dimulai dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan yang mendukung pendirian Bank Muamalat

Kemudian pada 1998, Perkembangan industri keuangan syariah diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, bank konvensional dapat melakukan kegiatan usaha sesuai prinsip syariah.

Pada 2004, perkembangan sektor keuangan sosial syariah dengan memperbaiki tata kelola keuangan sosial syariah melalui Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Selanjutnya, pada 2008, dukungan pemerintah untuk jasa keuangan syariah dilanjutkan melalui penerbitan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang SBSN dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Kemudian pada 2011, Perkembangan sektor keuangan sosial syariah dengan memperbaiki tata kelola keuangan sosial syariah melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Pada 2014, Pemerintah memberikan perlindungan dan jaminan negara terhadap kehalalan produk dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

Ekonomi syariah di Indonesia terus berkembang, pada 2016 terbentuk KNKS. Selanjutnya di tahun 2017 Pemerintah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk melaksanakan proses JPH.

Pada 2019, JPH Mulai diberlakukan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024.

Tahun ini, 2021 ekonomi syariah di Indonesia semakin berkembang pesat, Pemerintah menerbitkan berbagai regulasi seperti regulasi jaminan produk halal diperbaharui dengan Undang-Undang Cipta Kerja yang dilaksanakan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Pada 25 Januari 2021, pemerintah meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah, lalu pada 1 Februari 2021, Bank Syariah Indonesia resmi terbentuk. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD