AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Ukur Kekuatan Ekosistem Domestik, Kemenperin Gelar Indonesia Halal Industry Award

SYARIAH
Tia Komalasari/IDXChannel
Rabu, 03 November 2021 11:38 WIB
Kemenperin akan menggelar Indonesia Halal Industry Award 2021.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo. (Foto: Humas Kemenperin)
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo. (Foto: Humas Kemenperin)

IDXChannel -  Memanfaatkan momentum perkembangan pesat ekonomi dan keuangan Syariah, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mendorong pemberdayaan industri halal di tanah air. Salah satunya dengan menyelenggarakan gelaran bertajuk Indonesia Halal Industry Award 2021.

“Melalui kegiatan tersebut, kami berupaya mengumpulkan para pelaku industri halal dari berbagai sektor, baik itu makanan dan minuman, kosmetik, hingga tekstil. Para pelaku industri yang kami rangkul terdiri dari komunitas, akademis, Industri Kecil Menengah (IKM), perusahaan, hingga pemerintahan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenperin, Dody Widodo di Jakarta, (2/11).

Dody menyampaikan, Kemenperin telah melakukan sosialisasi Indonesia Halal Industry Award 2021 di beberapa kota basis industri seperti Surabaya, Makassar, dan Tangerang. Melalui upaya tersebut diharapkan banyak para pelaku industri yang turut serta dalam ajang penghargaan ini.

Selain bertujuan memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah berjuang mengembangkan industri halal, lewat Indonesia Halal Industry Award 2021, Kemenperin dapat mengukur kekuatan industri halal di dalam negeri, baik dari sisi manajemen rantai pasok bahan baku halal (halal value chain), inovasi, pembiayaan, hingga pengemasan dan pengiriman logistik.

“Dari sosialisasi yang dilakukan di beberapa kota oleh Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) Kemenperin, telah berhasil menjaring lebih dari 100 perserta dari berbagai kalangan dan berbagai sektor usaha,” ucap Dody.

“Kami sangat mengapresiasi para pelaku industri yang turut serta dalam kegiatan ini. Kemenperin berharap melalui gelaran ini kemampuan industri halal semakin terukur dan mendukung arah pengembangan industri halal ke depannya. Untuk mendorong potensi industri halal yang sangat besar, diperlukan kolaborasi dalam penguatan ekosistem industri halal,” papar Sekjen Kemenperin. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD