AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Wapres Ingin Pesantren Jadi Mitra, Bukan Musuh Pemerintah

SYARIAH
Binti Mufarida
Jum'at, 12 Agustus 2022 08:10 WIB
Wapres Ma’ruf Amin berharap agar pesantren menjadi mitra pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat, bukan musuh seperti dulu saat penjajahan Belanda. 
Wapres Ingin Pesantren Jadi Mitra, Bukan Musuh Pemerintah (FOTO: MNC Media)
Wapres Ingin Pesantren Jadi Mitra, Bukan Musuh Pemerintah (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap agar pesantren menjadi mitra pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat, bukan musuh seperti dulu saat penjajahan Belanda. 

“Saya harap pesantren itu adalah menjadi mitra pemerintah sadiul hukumah, bukan menjadi musuh pemerintah. Jangan pesantren menciptakan kader kader untuk melawan pemrintah, itu dulu pemerintah Belanda, sekarang ini pemerintahnya adalah pemerintah sendiri,” kata Wapres dikutip dari keterangannya saat kunjungan kerja di Kalimantan Selatan, Jumat (12/8/2022).

Wapres mengatakan dengan pesantren sebagai mitra pemerintah maka akan mempercepat kesejahteraan masyarakat di Indonesia. “Karena itu gimana pesantren bermitra dengan pemerintah untuk kita mempercepat proses kesejahteraan ini.”

Apalagi, kata Wapres, sejak dulu pesantren memiliki dua fungsi yang pertama yaitu mencetak para Kiai almutaffuqihina fiddin dan juga menjadikan pusat pemberdayaan masyarakat. 

“Sejak dulu pesantren memang punya fungsi dua, yaitu menyediakan atau menyiapkan ulama yang paham agama dan menyiapkan para pejuang tanah air,” katanya.

“Karena itu dari pesantren itu selain muncul kiai, ustad dai juga muncul juga pejuang tanah air di dalam rangka membela negara republik Indonesia, fisabillah yang kemudian menjadi pejuang-pejuang bangsa dan negara,” tutup Wapres Maruf Amin. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD