sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Google, Meta, dan TikTok Dikomplain Pengguna Uni Eropa, Dituding Gagal Cegah Online Scam

Technology editor Kurnia Nadya
22/05/2026 13:25 WIB
Komplain yang diajukan oleh European Consumer Organisation (BEUC) dan 29 anggota dari 27 negara Eropa ini dapat berbuntut pada pengenaan denda. 
Google, Meta, dan TikTok Dikomplain Pengguna Uni Eropa, Dituding Gagal Cegah Online Scam. (Foto: Istimewa)
Google, Meta, dan TikTok Dikomplain Pengguna Uni Eropa, Dituding Gagal Cegah Online Scam. (Foto: Istimewa)

Reyna mengatakan bahwa jika ketiga platform raksasa ini gagal menangani penipuan online di platform-nya, maka jaringan penipu akan terus melakukan aksinya dan berpotensi membuat banyak pengguna di Uni Eropa rugi hingga ribuan euro. 

Namun, Google dan Meta menolak komplain yang dilayangkan BEUC dan berdalih bahwa perusahaan telah menjalankan langkah perlindungan kepada penggunanya secara proaktif. 

Seorang juru bicara Google mengatakan bahwa komplain tersebut menyalahartikan upaya Google dalam menangkal penipuan online. Google juga mengaku secara aktif dan ekstensif melakukan pencegahan penipuan dengan memblokir 99 persen iklan yang menyalahi aturan. 

Sementara Meta mengaku telah menghapus 159 juta iklan terindikasi online scam sepanjang 2026, setara dengan 92 persen dari laporan pengguna terkait iklan scam. Meta juga berinvestasi pada artificial intelligence canggih, peralatan, dan kemitraan untuk pencegahan online scam. 

Namun, perlu diakui bahwa jaringan penipu cepat beradaptasi dan mengubah modus operandinya. Sehingga, selalu muncul cara-cara penipuan baru dengan cepat dari tahun ke tahun. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement