IDXChannel - Starlink akan memulai konfigurasi ulang konstelasi satelitnya dengan menurunkan seluruh satelit yang saat ini mengorbit di ketinggian sekitar 550 kilometer (km) menjadi 480 km sepanjang 2026.
Menurut Wakil Presiden Teknik Starlink SpaceX Michael Nicolls, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan ruang angkasa, seiring meningkatnya kepadatan wahana antariksa di atas Bumi.
Dengan menurunkan ketinggian, Starlink berharap dapat mengurangi risiko tabrakan antarsatelit maupun dengan puing antariksa.
Dilansir dari CNA pada Jumat (2/1/2026), rencana ini muncul setelah Starlink mengungkapkan pada Desember lalu bahwa salah satu satelitnya mengalami anomali di ruang angkasa.
Insiden ini menyebabkan terputusnya komunikasi dengan satelit tersebut pada ketinggian sekitar 418 km. Insiden tersebut tergolong kecelakaan kinetik yang jarang terjadi bagi operator internet satelit tersebut.