sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Mandiri Catat Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026, Kukuhkan Peran Mitra Strategis Pemerintah

Banking editor Nia Deviyana
21/04/2026 22:47 WIB
Bank berkode emiten BMRI ini mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara year on year (YoY).
Bank Mandiri Catat Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026, Kukuhkan Peran Mitra Strategis Pemerintah. Foto: dok. Bank Mandiri.
Bank Mandiri Catat Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026, Kukuhkan Peran Mitra Strategis Pemerintah. Foto: dok. Bank Mandiri.

Penguatan Ekosistem Digital Dorong Perluasan Dukungan UMKM seluruh penjuru negeri

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menjelaskan, kapabilitas digital Bank Mandiri yang terus tumbuh menjadi fondasi utama dalam memperluas sinergi ekosistem dan menjangkau seluruh lapisan ekonomi nasional melalui tiga platform utama yang melayani segmen individu, bisnis, dan digitalisasi UMKM.

Livin’ by Mandiri kini digunakan oleh sekitar 39 juta pengguna terdaftar, tumbuh 27 persen (YoY), dengan rata-rata akuisisi sekitar 27 ribu pengguna baru setiap harinya, serta frekuensi transaksi yang tumbuh 13 persen (YoY) ke angka 1,24 miliar transaksi. 

Bank Mandiri juga menghadirkan Livin’ Call, layanan call center bebas pulsa yang terintegrasi di aplikasi Livin’ by Mandiri, tersedia 24 jam sehari, 7 hari penuh, termasuk saat diakses dari luar negeri tanpa biaya sambungan internasional. 

Pada segmen bisnis, Kopra by Mandiri telah melayani sekitar 335 ribu pengguna terdaftar, tumbuh 27 persen (YoY), di mana 85 persen merupakan pelaku UMKM, dengan frekuensi transaksi tumbuh 13 persen (YoY) ke angka 395 juta transaksi. 

Hal ini menunjukkan semakin kuatnya adopsi layanan digital Bank Mandiri dalam mendukung aktivitas bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi.

Sementara itu, Livin’ Merchant terus memperkuat peran Bank Mandiri dalam mendorong digitalisasi UMKM. Platform ini telah digunakan oleh 3,3 juta merchant terdaftar atau tumbuh 28 persen (YoY), di mana 63 persen di antaranya berasal dari kawasan non-urban. 

Hal ini menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas inklusi keuangan digital hingga ke berbagai daerah.

"Seluruh kapabilitas digital Bank Mandiri sejatinya merupakan sarana untuk Bank Mandiri dapat menjangkau nasabah dengan efektif dan efisien secara operasional, bahkan hingga ke pulau-pulau terluar, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat yang inklusif," ujar Novita.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement