AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Mau Investasi Bebas Riba? Yuk Intip Daftar Reksadana Syariah Indonesia

ECONOMIA
Sabtu, 20 Februari 2021 11:15 WIB
Mau tahu Daftar Reksadana Syariah Indonesia yang direkomendasikan? Sebelumnya, Sobat Investor perlu tahu investasi menjadi simpanan penting untuk masa depan.
Mau Investasi Bebas Riba? Yuk Intip Daftar Reksadana Syariah Indonesia. (Foto : MNC Media)
Mau Investasi Bebas Riba? Yuk Intip Daftar Reksadana Syariah Indonesia. (Foto : MNC Media)

IDXChannel – Mau tahu Daftar Reksadana Syariah Indonesia yang paling direkomendasikan? Sebelumnya, Sobat Investor perlu tahu bahwa investasi menjadi simpanan penting untuk masa depan. Berbagai jenis investasi bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dan reksadana menjadi salah satu jenis investasi yang menawarkan kemudahan bagi para investornya.

Seperti halnya Reksadana syariah, Daftar Reksadana Syariah 2021 menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk berinvestasi. Kemudahan dan dana yang sangat terjangkau menjadikan reksadana populer sebagai tabungan masa depan. Selain itu, konsep halal dan bebas riba menjadi keunggulan reksadana syariah dibandingkan produk reksadana lainnya.

Pada reksadana non Syariah, Manajer Investasi (MI) dapat memilih instrumen investasi apapun asal masih dibawah ketentuan yang diatur oleh OJK. Sedangkan, pada Reksadana Syariah, selain harus patuh pada OJK, MI juga harus mengikuti ketentuan dari fatwa MUI yang menjadi dasar dalam pengelolaan reksadana Syariah. Akibat ini, pilihan investasi pada Reksadana Syariah menjadi lebih terbatas daripada reksadana umumnya.

Sebelum anda berinvestasi di Reksadana Syariah, anda juga memerhatikan track record perusahaan penyedia Reksadana Syariah. Dikutip berbagai sumber, berikut ini reksadana syariah terbaik 2021 di Indonesia.

  1. MNC Dana Syariah

Dirilis pada Juni 2006, MNC Dana Syariah menjadi salah satu reksadana syariah Indonesia yang patut diperhitungkan. Dikelola oleh PT MNC Asset Management dan PT Bank Negara Indonesia (Persero), MNC Dana Syariah berhasil mencetak imbal hasil sebesar 4,52 persen dan 3 tahun 19,82 persen.

MNC Dana Syariah menjadi pilihan yang tepat karena memiliki pedoman bebas unsur riba dan gharar. Jenis investasi ini memiliki tujuan untuk menjaga pertumbuhan investasi tetap stabil.

  1. Simas Syariah Unggulan

Simas Syariah Unggulan merupakan reksadana syariah milik PT Sinarmas Asset Management yang telah dirilis sejak Agustus 2014. Reksadana ini Anda dapat berinvestasi dengan aman dan dapat memperoleh pendapatan jangka panjang yang menguntungkan.

Dalam 3 tahun terakhir, Simas Syariah Unggulan mampu memperoleh keuntungan sebesar 22,4 persen. Dalam perkembanganya, saham reksadana ini ada di Bank BRI Syariah Tbk, PT Integra Indocabinet Tbk, PT M Cash Integrasi Tbk, PT Multistrada Arah Sarana Tbk, dan PT HK Metals Utama Tbk sebagai top holding Simas Syariah Unggulan.

  1. Simas Syariah Berkembang

Bersamaan dengan Simas Syariah Unggulan, Simas Syariah Berkembang juga diluncurkan pada Agustus 2014. Dalam pengelolaannya, reksadana syariah terbaik ini bekerjasama dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Keuntungan dari reksadana ini cukup lumayan jika Anda berinvestasi di sini.

Dalam kurun 3 tahun sendiri, imbal dari reksadana ini mencapai 14,39 persen. Dari keuntungan ini, reksadana Simas Syariah Berkembang menanamkan sahamnya di top holding PT Bank BRI Tbk, PT Astra Internasional Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero).

  1. Bahana Likuid Syariah

Bahana Likuid Syariah merupakan salah satu reksadana syariah Indonesia yang diluncurkan oleh PT Bahana TCW Investment Management pada Januari 2015. Reksadana ini cukup menguntungkan karena pada 20 Mei 2019 telah mencetak imbal sebesar 5,87 persen. Reksadana syariah ini bekerjasama dengan bank kustodian Standard Chartered Bank yang labanya cukup untuk tabungan di masa depan.

Dalam perkembangannya, Bahana Likuid Syariah menanamkan deposito di Bank Sinarmas Syariah, Bank Sumut Syariah, BPD Riau Kepri Syariah, Bank Syariah Bukopin Syariah, dan Bank Muamalat. Jika Anda tertarik untuk berinvestasi di Bahana Likuid Syariah, Anda bisa membeli dan menjualannya kembali minimal Rp100.000,-.

  1. Emco Barokah Syariah

Reksadana yang dirilis oleh PT Emco Asset Management. Bank kustodian terbesar dari reksadana ini adalah Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan nilai NAB terendah 1.208 dan tertinggi 1.264 yang membuat investasi cenderung stabil setiap tahunnya.

Dalam setahun terakhir, reksadana syariah terbaik ini mampu menghasilkan imbal hasil sebesar 4,57 persen. Nah, jika Anda tertarik untuk berinvestasi di sini, Anda bisa berinvestasi pada instrumen pasar Uang Syariah, Surat Berharga Syariah, dan Deposito Syariah.

Anda juga perlu mengetahui bahwa pada reksadana Syariah, ada beberapa batasan investasi yang bertujuan untuk menjaga agar investasi tetap halal dan tidak riba. Beberapa batasan tersebut antara lain seperti:

  1. Maksimal rasio utang terhadap aset perusahaan adalah sebesar 45%
  2. Perusahaan memiliki pendapatan non-syariah sebesar maksimal 10% dari total pendapatan
  3. Perusahaan tidak melakukan kegiatan usaha non-halal (perjudian, riba, penjualan barang haram, suap, dll)

Reksadana Syariah juga memiliki mekanisme yang namanya proses cleansing. Simple-nya, proses ini mengharuskan pendapatan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah untuk diamalkan. Contohnya, apabila ada perusahaan yang mengeluarkan Surat Utang melebihi 45% dari total aset, maka Manajer Investasi akan melepas perusahaan tersebut dari portofolio Reksa Dana Syariah dan mengamalkan hasil investasinya. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD