AALI
9650
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1040
ADMF
7725
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
0
AGII
1525
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
76
AIMS
462
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
965
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Mengulik Alasan Tesla Pilih India untuk Membangun Pabrik

ECONOMIA
Senin, 22 Februari 2021 11:15 WIB
Setelah sempat ramai diperbincangkan akan melakukan investasi di Indonesia, perusahaan mobil listrik Tesla secara resmi memilih India untuk membangun pabriknya.
Mengulik Alasan Tesla Pilih India untuk Membangun Pabrik. (Foto: MNC Media)
Mengulik Alasan Tesla Pilih India untuk Membangun Pabrik. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah sempat ramai diperbincangkan akan melakukan investasi di Indonesia, perusahaan mobil listrik Tesla secara resmi memilih India sebagai lokasi pabrik terbaru mereka pada tahun 2021.

Hal ini disampaikan oleh kepala menteri negara bagian di Bengaluru yang disinyalir menjadi lokasi utama pabrik tekstil pertama di negeri Bollywood.

Pemilihan lokasi tersebut sangat beralasan, lantaran Bengaluru merupakan tempat di mana banyak pabrikan lain dari seluruh dunia memiliki R&D. Di antaranya Mercedes-Benz, Great Wall Motors, General Motors, Continental, Mahindra & Mahindra, Bosch, Delphi, sampai Volvo.

Dilansir News Screen Morning IDX Channel, Senin (22/2/2021), pemerintah India menawarkan insentif mencapai senilai Rp64,5 triliun kepada Tesla untuk membangun fasilitas pembuatan baterai mobil listrik.

Di mana pihak setempat telah mencanangkan upaya untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Meski gagal membuat pabrik, namun menurut Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Maritim dan Investasi Septian Hario Seto meyakini bahwa Tesla akan tetap melakukan investasi di Indonesia, terutama dalam bidang sistem penyimpanan energi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD