AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Ultah Walkot Bekasi Dibubarkan di Puncak, Ini Kata Satgas Covid

ECONOMIA
Selasa, 16 Februari 2021 16:45 WIB
Tindakan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor atas kegiatan yang dilakukan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.
Ultah Walkot Bekasi Dibubarkan di Puncak, Ini Kata Satgas Covid. (Foto: MNC Media)
Ultah Walkot Bekasi Dibubarkan di Puncak, Ini Kata Satgas Covid. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tindakan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor atas kegiatan yang dilakukan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Mereka membubarkan pesta ulang tahun yang digelar di salah satu villa di kawasan Cisarua, Bogor.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, jajarannya di daerah sudah menjalankan tugasnya terkait pembubaran acara tersebut. Pasalnya, daerah berwenang dalam penanganan virus corona, khususnya berkaitan dengan penerapan 3M.

“Tugas Satgas Covid-19 di daerah untuk memastikan penerapan 3M sebagai bagian dari pencegahan penularan Covid. Satgas Covid-19 daerah sudah menjalankan tugasnya,” kata Wiku saat dikonfirmasi MNC Portal, Selasa (16/2/2021).

Sementara itu, Camat Cisarua, Deni Humaedi, mengatakan, mulanya ia mendapatkan laporan warga ada kegiatan di villa milik Rahmat Effendi. Alhasil, Deni beserta perangkat Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan langsung meluncur ke lokasi.

Saat tiba di villa, Dedi bersama TNI-Polri memberikan penjelasan atau persuasif kepada Rahmat Effendi untuk menyudahi acaranya. Akhirnya mereka pun mengerti dan membubarkan diri.

"Kita ke sana persuasif menyampaikan baik dan diterima baik tidak ada kericuhan," ujar Deni.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, acara tersebut dihadiri 20 orang. Dari luas villa itu, kata dia, telah sesuai protokol kesehatan kurang dari 50%, namun bentuk kegiatan acara tersebut kumpul-kumpul dan menyebabkan kerumunan.

Menurutnya, petugas saat itu hanya memberikan teguran dan membubarkan acara. Sebelum bubar, kata dia petugas juga memeriksa kelengkapan protokol kesehatan, seperti hasil negatif tes antigen virus corona (Covid-19).

“Jadi bukan polemik, mereka memenuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD