AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

60 Tambang Batu Bara Berhenti Total, Krisis Energi China Makin Parah

ECONOMICS
Nanang Wijayanto
Rabu, 13 Oktober 2021 18:13 WIB
Provinsi Shaanxi merupakan pusat tambang batu bara di China. Ada sebanyak 60 tambang batu bara terpaksa berhenti total akibat bencana tersebut.
60 Tambang Batu Bara Berhenti Total, Krisis Energi China Makin Parah (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Krisis energi di China semakin parah pasca diterjang banjir bandang. Bahkan, banyak tambang batu bara harus berhenti total setelah terjadi banjir di Provinsi Shaanxi. 

Provinsi Shaanxi merupakan pusat tambang batu bara di China. Ada sebanyak 60 tambang batu bara terpaksa berhenti total akibat bencana tersebut. 

Adapun Provinsi Shaanxi berkontribusi 25% dari total produksi batu bara di China. Wilayah pertambangan batu bara di dekat Shaanxi pun terimbas bencana sehingga mau tidak mau harus menghentikan operasionalnya. 

Berdasarkan laporan Zhengzou Commodity Exchange, banjir di China membawa harga batu bara terbang tinggi menembus angka USD219 per ton pada Senin (11/10). Tak tanggung-tanggung, kenaikannya dua kali lipat dibandingkan awal tahun. 

"Awal tahun ini harga energi di pasar global meningkat tajam. Sementara pasokan listrik dan batu bara bersaing ketat menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah dan berpengaruh besar terhadap perekonomian," tulis Dewan Negara China seperti dilansir dari CNN Internasional, Senin (12/10/2021). 

Sebagaimana diketahui, bencana banjir melanda saat China sedang berupaya keras meningkatkan pasokan batu bara untuk mengatasi krisis energi. Tahun lalu, batu bara berkontribusi 60% bauran energi di China. 

Krisis energi di China menghantam 20 provinsi akibat pembatasan pasokan batu bara sehingga banyak pabrik berhenti beroperasi. Padahal, secara konsumsi daya lsitrik Januari-Agustus tumbuh 14% dibandingkan tahun lalu akibat pulihnya aktivitas ekonomi. 

Tak berhenti disitu, krisis energi juga diperparah perang dagang dengan Australia yang selama ini memasok batu bara ke China. Sedangkan energi terbarukan (ET) masih tertatih-tatih mencukupi kebutuhan listrik di dalam negeri di tengah kebijakan menekan emisi karbon secara progesif hingga 2060.

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD