Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung. Ia mengungkapkan, pertemuan ini membahas tarif resiprokal Amerika Serikat. "Ya mengenai resiprokal tarif dengan Amerika, jadi ya terkait dengan impor energi yang dilaksanakan oleh Pertamina," ujar Yuliot.
Ia mengatakan, terdapat pesan dari KPK untuk Kementeriannya, yaitu terkait standar produk impor. "Poin-poin penting ini kalau dari Kementerian ESDM diminta untuk bagaimana menetapkan standar untuk produk dari impor," kata dia.
(kunthi fahmar sandy)