AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Ancam Keselamatan Warga, Puluhan Karyawan Pinjol Ditangkap

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Kamis, 14 Oktober 2021 09:44 WIB
Sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal semakin meresahkan masyarakat bahkan hingga mengancam keselamatan warga.
Ancam Keselamatan Warga, Puluhan Karyawan Pinjol Ditangkap (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal semakin meresahkan masyarakat bahkan hingga mengancam keselamatan warga. Hal tersebut membuat kepolisian turun tangan dan berhasil membekuk puluhan karyawan di kawasan Jakarta Barat.

Penangkapan puluhan karyawan pinjol ilegal oleh Polres Metro Jakarta Pusat melalui Unit Kriminal Khusus Satreskrim Polres Metro berawal dari penggerebekan ruko yang dijadikan kantor sindikat pinjol di kawasan Jakarta Barat.

“Beberapa barang bukti dan puluhan karyawan sudah kami amankan di kantor sindikat pinjol," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, Kamis (14/10/2021).

Hengki mengatakan bahwa penggerebakan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Masyarakat, kata Hengki, mengatakan bahwa sindikat pinjol tersebut meresahkan karena mengancam keselamatan sekitar.

"Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga, akhirnya kami selidiki," tambah Hengki.

Hengki juga mengatakan pihaknya telah melajukan pengecekan sebelum melakukan penggerebekan terhadap kantor pinjol tersebut. Menurutnya, setelah memeriksa di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disimpulkan bahwa pinjol tersebut ilegal.

Sementara, saat ini jajaran Polrestro Jakpus  juga masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Nantinya, polisi akan mendalami siapa pemilik sindikat pinjaman online tersebut.

Dalam waktu dekat, tambah Hengki, pihaknya akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut.

"Sampai saat ini kami masih mengenbangkan kasus tersebut, nanti jika sudah selesai pemeriksaan semua kami sampaikan lagi," tutup Hengki. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD