Adapun harga minyak mentah dunia kembali melonjak setelah sempat melandai di tengah perang antara AS-Israel dan Iran. Pada perdagangan Kamis (2/4/2026) harga minyak mentah brent ditutup di posisi USD109,28 per barel atau naik hingga 8,03 persen.
Sementara itu, lonjakan harga minyak mentah bakal membebani APBN yang bisa berujung pada defisit anggaran di atas 3 persen atau di atas batas aman asumsi makro. Sebab, asumsi APBN 2026 hanya menyanggupi kenaikan harga minyak sampai USD70 per barel.
(Rahmat Fiansyah)