Ketut menyebut, kondisi pasokan cabai rawit nasional hingga akhir 2026 masih berada dalam posisi aman. Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional Bapanas per 5 Mei 2026, total produksi cabai rawit tahun ini diperkirakan mencapai 1,59 juta ton dengan total kebutuhan nasional sebesar 913,6 ribu ton. Dari proyeksi tersebut, stok akhir tahun diperkirakan masih tersisa sekitar 60,5 ribu ton.
Sementara itu, khusus periode Mei 2026, ketersediaan cabai rawit diproyeksikan mencapai 168,1 ribu ton, sementara kebutuhan nasional berada di kisaran 78 ribu ton. Neraca pasokan pada Mei diperkirakan masih surplus sekitar 90,1 ribu ton sehingga menjadi bantalan penting dalam menjaga stabilitas harga di pasar konsumen.
(Febrina Ratna Iskana)