AALI
9875
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1470
ACES
1235
ACST
232
ACST-R
0
ADES
2880
ADHI
1015
ADMF
7700
ADMG
191
ADRO
1810
AGAR
340
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
174
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4120
AKSI
420
ALDO
1060
ALKA
244
ALMI
240
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
504.25
1.21%
+6.05
IHSG
6542.74
0.54%
+35.06
LQ45
941.83
1.1%
+10.29
HSI
23713.36
0.23%
+54.44
N225
27750.67
-0.66%
-184.95
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,360 / gram

Bursa Asia Kompak Berguguran Imbas Sentimen Varian Baru Covid

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 26 November 2021 11:04 WIB
Dipicu sentimen varian Covid baru, bursa saham di kawasan Asia berguguran pada perdagangan akhir pekan Jumat (26/11/2021).
Bursa Asia Kompak Berguguran Imbas Sentimen Varian Baru Covid (Dok.MNC Media)
Bursa Asia Kompak Berguguran Imbas Sentimen Varian Baru Covid (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Bursa saham di kawasan Asia terpantau berguguran pada perdagangan akhir pekan Jumat (26/11/2021).

Hingga pukul 10:35 WIB, Nikkei 225 Jepang (N225) terpuruk -2,73% di 28.693,50, Hang Seng Hong Kong (HSI) turun -2,10% di 24.220,12, dan Kospi Korea Selatan (KS11) anjlok -2,10% di 2.947,65.

Sementara itu, Shanghai Composite China (SSEC) merosot -0,50% di 3.566,18, dan Indonesia Composite Index / IHSG tertekan -0,80% di 6.645,54.

Baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sejumlah ilmuwan sedang mempelajari varian baru virus corona yang terdeteksi di Afrika Selatan. Jenis baru ini digambarkan sangat berbeda dari versi sebelumnya.

Inggris untuk sementara waktu melarang penerbangan dari Afrika Selatan dan lima negara Afrika lainnya, sementara Hong Kong telah mengkonfirmasi dua kasus varian tersebut.

"Pemicunya adalah berita varian Covid dan ketidakpastian tentang apa artinya ini ke depan," kata Kepala Strategi FX National Australia Bank Ray Attrill, dilansir Reuters, Jumat (26/11/2021).

Kekhawatiran pelaku pasar atas varian baru ini muncul di tengah indikasi bank sentral AS bakal memperketat kebijakan moneter, terutama untuk meredak lonjakan inflasi.

Goldman Sachs Group memproyeksikan Federal Reserve dapat memperketat kebijakan mereka lebih cepat dari ekspektasi pasar sebelumnya, termasuk menggandakan laju pembelian obligasi menjadi USD30 miliar per bulan mulai Januari 2022 dan menaikkan suku bunga pada Juni tahun depan.

Kabar dari China, perlambatan pemulihan ekonomi pada November masih menjadi tantangan. Hal ini dipicu oleh menurunnya penjualan kendaraan bermotor dan properti sejalan dengan krisis yang berkepanjangan sebelumnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD