AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Catat! Ini Daftar Fintech Lending Terdaftar dan Berizin di OJK per 25 Oktober 2021

ECONOMICS
Kunthi Fahmar Sandy
Kamis, 04 November 2021 19:00 WIB
Dengan demikian jumlah penyelenggara fintech lending berizin dan terdaftar berjumlah 104
Catat! Ini Daftar Fintech Lending Terdaftar dan Berizin di OJK per 25 Oktober 2021 (FOTO:MNC Media)
Catat! Ini Daftar Fintech Lending Terdaftar dan Berizin di OJK per 25 Oktober 2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Sampai dengan 25 Oktober 2021, terdapat 2 pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending, yaitu PT Digital Tunai Kita dan PT Kapital Boost Indonesia dikarenakan ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional. 

"Dengan demikian jumlah penyelenggara fintech lending berizin dan terdaftar berjumlah 104 (seratus empat) penyelenggara," kata Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo,Kamis (4/11/2021). 

Adapun dari 104 penyelenggara fintech lending berizin dan terdaftar, hanya tinggal 3 (tiga) penyelenggara fintech lending dengan status masih terdaftar, yaitu: 

1. PT Kas Wagon Indonesia; 

2. PT Mapan Global Reksa; dan 

3. PT Pintar Inovasi Digital. 

Selain itu, terdapat perubahan nama sistem elektronik milik PT Lentera Dana Nusantara yang semula 'ShopeePayLater' menjadi 'Lentera Dana Nusantara'. 

OJK mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK. 

"Hubungi Kontak OJK 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan whatsapp 081 157 157 157 untuk mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang Anda terima," ucap dia.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD