AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Covid-19 Melandai, Luhut Terus Ingatkan Masyarakat Tidak Bereuforia

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Senin, 25 Oktober 2021 20:19 WIB
Pemerintah memohon kepada masyarakat agar tidak bereuforia di tengah kasus Covid-19 yang melandai.
Pemerintah memohon kepada masyarakat agar tidak bereuforia di tengah kasus Covid-19 yang melandai.
Pemerintah memohon kepada masyarakat agar tidak bereuforia di tengah kasus Covid-19 yang melandai.

IDXChannel - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah memohon kepada masyarakat agar tidak bereuforia di tengah kasus Covid-19 yang melandai.

Menurut Luhut, adanya euforia dan perayaan berlebihan akan berpotensi meningkatkan kasus Covid yang akhirnya menyebabkan banyaknya korban jiwa.

"Pemerintah hari ini memohon kepada masyarakat agar sekali lagi tidak bereuforia yang pada akhirnya mengabaikan segala macam bentuk protokol kesehatan yang ada," ujarnya usai mengkuti rapat terbatas virtual dengan Presiden, Senin (25/10/2021).

Luhut bilang pencapaian positif Indonesia saat ini bukanlah sesuatu yang harus dirayakan secara berlebihan. "Kelengahan sekecil apapun yang kita lakukan ujungnya akan terjadi peningkatan kasus dalam beberapa minggu kedepan. Dan pastinya akan mengulang pengetatan-pengetatan yang kembali diberlakukan yang terus terang sangat melelahkan kita semua," tandasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah tak ingin kembali lagi pada pengetatan aktivitas masyarakat karena itu berdampak multisektor. Karenanya dimohon kesadaran masyarakat terkait kepatuhan prokes tersebut.

"Saya tentunya tidak bosan mengajak agar kita semua terus memanjatkan doa sekaligus supaya kita bisa melaksanakan semua ketentuan dengan baik, protokol kesehatan yang baik dan saya percaya kita sudah lewati beberapa bulan kita bisa, kenapa kedepan gak bisa? Dan semua dunia melihat kita juga bahwa Indonesia bisa," pungkas Luhut. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD