AALI
8475
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4270
ACES
615
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
740
ADMF
8300
ADMG
169
ADRO
4100
AGAR
294
AGII
2220
AGRO
600
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
103
AIMS
240
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1405
AKSI
322
ALDO
670
ALKA
288
ALMI
388
ALTO
170
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.27
-0.05%
-0.27
IHSG
7076.62
0.02%
+1.24
LQ45
1010.68
-0.09%
-0.95
HSI
18012.15
-0.42%
-75.82
N225
27311.30
0.7%
+190.77
NYSE
0.00
-100%
-14319.50
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,185
Emas
841,686 / gram

Dagang Takjil di Benhil, Sehari Bisa Jual hingga 400 buah per Hari

ECONOMICS
Widya Michella
Selasa, 13 April 2021 19:44 WIB
Sejumlah pedagangan tidak ingin menyia-nyiakan waktunya begitu saja ketika bulan Ramadan dimulai.
Dagang Takjil di Benhil, Sehari Bisa Jual hingga 400 buah per Hari. (Foto: MNC Media)
Dagang Takjil di Benhil, Sehari Bisa Jual hingga 400 buah per Hari. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sejumlah pedagangan tidak ingin menyia-nyiakan waktunya begitu saja ketika bulan Ramadan dimulai. Mereka langsung membuka lapak dagangnya di sepnjang jalan Pasar Bendungan Hilir (Benhil), baik di sisi kanan maupun kiri.

Tidak terkecuali Sri Mularsih, yang pertama kali berjualan di Kawasan Pasar Benhil (Bendungan Hilir).Wanita berusia 73 tahun ini menjual buah-buahan seperti semangka, melon, pepaya, kurma dan asinan. Pada hari pertama ia berhasil menjual 100 buah.

"Saya jualan abis Asar dan merupakan jualan yang pertama kalinya karena juga suami baru meninggal, daripada saya melamun di rumah, saya bisa lihat orang lalu lalang sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan," kata Siti.

Lain halnya dengan Ibu Eko, warga asli kawasan Benhil yang seluruh takjilnya ludes terjual dalam beberapa jam. Dia mengaku pendapatan jualan takjil lebih banyak dibandingkan penjualan aslinya yaitu menjual nasi uduk.

"Tadi saya bawa sekitar 400 buah mulai dari tempe mendoan, tahu pedas, risol, lontong dan bakwan. Aslinya dagang nasi uduk, kalau puasa dagang tempe mendoan. Kalau nasi biasanya masak 10 liter sekarang tinggal 7 liter. Kalau takjil belum jam 17.30 sudah habis," kata Eko.

Wanita asal Pekalongan ini menuturkan untuk selalu mengingatkan pembeli jaga jarak dan menggunakan masker.

"Yang menting jaga jarak, pake masker. Semoga covid cepat berlalu,"tutupnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD