AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Diisukan Jadi Kepala Ibu Kota Negara Nusantara, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

ECONOMICS
Agung Bakti Sarasa
Kamis, 20 Januari 2022 16:56 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara terkait namanya yang mencuat menjadi kepala Ibu Kota Negara (IKN).
Diisukan Jadi Kepala Ibu Kota Negara Nusantara, Ini Tanggapan Ridwan Kamil (FOTO: Pemprov Jabar)
Diisukan Jadi Kepala Ibu Kota Negara Nusantara, Ini Tanggapan Ridwan Kamil (FOTO: Pemprov Jabar)

IDXChannel - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara terkait namanya yang mencuat menjadi kepala Ibu Kota Negara (IKN). Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Kepala IKN diharapkan berlatar belakang arsitek.

Ridwan Kamil sendiri merupakan kepala daerah dan selama ini dikenal sebagai arsitek ulung. Tidak hanya di dalam negeri, Karya-karya arsitektur Ridwan Kamil pun tersebar hingga mancanegara. 

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku, enggan berandai-andai. Namun, menurutnya, siapapun yang dipilih Presiden Jokowi nantinya, harus bisa membangun IKN dengan maksimal. 

"Saya tidak mau berandai-andai. Belum pasti saya juga. Saya baru baca tadi malam, kriteria kepala daerah arsitek kan ga hanya saya," ungkap Kang Emil, Kamis (20/1/2022). 

"Tapi, siapapun yang terpilih harus maksimal membangun ibu kota yang diputuskan pindah ke Kalimantan. Jadi saya tidak mau ge er (gede rasa- terlalu percaya diri) tidak mau berandai-andai, takut salah," sambung Kang Emil. 

Disinggung mengenai kesiapannya jika benar Jokowi menunjuk dirinya sebagai kepala IKN, Kang Emil menegaskan bahwa saat ini dirinya hanya fokus menuntaskan janji politik sebagai Gubernur Jabar. 

"Saya belum bisa menjawab, saya masih Gubernur Jawa Barat. Saya belum bisa menjawab hal yang belum pasti. Saya tidak mau berandai-andai," tegasnya. 

Sebelum menjadi Wali Kota Bandung hingga Gubernur Jabar, Kang Emil memang dikenal sebagai arsitek dan dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB). Karya arsitekturnya tidak hanya berada di Indonesia, namun tersebar hingga benua Asia, bahkan benua Eropa. 

Tak hanya merancang bangunan, pihaknya juga terlibat dalam perancangan kota mandiri, di antaranya Museum Tsunami Aceh yang dibangun sebagai sebuah monumen untuk memperingati peristiwa tsunami Aceh paling tragis pada 2004 lalu.

Lalu, Marina Bay Waterfront di Singapura Hingga Kemudian, Ningbo Newtown, Tiongkok, sebuah rancangan kota baru dan dianggap sebagai salah satu kota masa depan. Bahkan, dalam proses perancangan IKN, Ridwan Kamil juga terlibat dalam penjurian lomba desain IKN.

Diketahui, Presiden Jokowi menyebut kriteria kepala otorita IKN bernama Nusantara itu adalah kepala daerah dan berlatar belakang arsitek. Otorita IKN Nusantara merupakan lembaga setingkat kementerian yang beroperasi paling lambat akhir tahun 2022.

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," kata Presiden Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1/2021).

Berkaitan dengan hal itu, tak banyak memang kepala daerah yang memiliki latar belakang arsitek. Salah satu nama yang dinilai memenuhi kriteria tersebut adalah Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD