IDXChannel - Militer Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores, pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat. Tak hanya penangkapan, militer AS juga menyerang Ibu Kota Venzuela Caracas.
Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan dengan sejumlah alasan, termasuk dugaan keterkaitan pemerintahan Maduro dengan peredaran narkotika internasional.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya," kata Trump, Minggu (4/1/2025).
Trump mengatakan, aparat AS membawa Maduro dan istrinya keluar Venezuela. Dia tidak memerinci bagaimana operasi penangkapan dilakukan atau lembaga apa saja yang terlibat.
Maduro didakwa di pengadilan AS atas tuduhan terorisme dan narkoba pada 2020. Meski begitu, sejumlah pihak menilai bahwa serangan ini merupakan bentuk intervensi yang bertujuan menguasai kekayaan sumber daya alam, khususnya minyak.