AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Distributor di Majalengka Mulai Tarik Minyak Goreng Harga Lama

ECONOMICS
Inin Nastain/Kontributor
Rabu, 26 Januari 2022 12:21 WIB
Distributor minyak goreng di Majalengka mulai melakukan penarikan produk di sejumlah pasar tradisional.
Distributor di Majalengka Mulai Tarik Minyak Goreng Harga Lama. (Foto: MNC Media)
Distributor di Majalengka Mulai Tarik Minyak Goreng Harga Lama. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Distributor minyak goreng di Majalengka mulai melakukan penarikan produk di sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan menyusul kebijakan satu harga, di mana pemerintah menetapkan Rp14 ribu per liter.

Sales salah satu produk minyak Goreng, Aris mengatakan, perusahaannya mengeluarkan kebijakan untuk menarik produk lama dan diganti dengan produk baru. Penarikan sendiri sudah dilakukan beberapa hari terkahir.

"Stok lama ditarik untuk diganti dengan barang baru yang satu harga itu," kata Aris saat menarik produk di Pasar Cigasong, Majalengka Rabu (26/1/2022).

Dijelaskannya, ke depannya pembelian untuk minyak kemasan satu harga akan dibatasi. Tiap toko hanya diperbolehkan belanja sebanyak 25 dus. 

"Maksimal belanja 25 dus. Per dus isinya 12," jelas dia.

Salah satu pedagang di pasar Cigasong, Nana mengatakan, sampai dengan hari ini dirinya masih menjual minyak harga lama. Minyak dengan harga baru kemungkinan baru akan tersedia beberapa hari ke depan.

"Sekarang mah masih yang lama. Mungkin besok lusa baru datang harga yang barunya," jelas dia. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD