Dukungan terhadap transformasi KEK Industropolis Batang menjadi EIP juga disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Noor Nugroho.
"Hal ini sejalan dengan agenda ekonomi hijau yang menjadi perhatian khusus kami di daerah," ujarnya.
Direktur Eksekutif Synergy Policies, Dinna Prapto Raharja, Ph.D., menilai pengembangan kawasan industri hijau perlu memperhatikan keterkaitan antara aktivitas industri dan masyarakat sekitar.
"Forum ini menjadi bahan refleksi penting bagi kita semua untuk menyusun simbiosis antara industri dan masyarakat sekitar KEK Industropolis Batang, agar hubungan keduanya menjadi lebih produktif dan berkelanjutan," jelas Dinna.
Ke depan, pengembangan KEK Industropolis Batang sebagai EIP membutuhkan dukungan dari sisi regulasi, pembiayaan, infrastruktur, kelembagaan, serta keterlibatan masyarakat dan lembaga pendidikan.