Dalam kondisi tersebut, respons gubernur BI yang baru akan menjadi faktor penting dalam menentukan keseimbangan antara upaya menopang pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas eksternal.
Di tengah ketegangan geopolitik yang masih berpotensi mengerek harga energi serta kenaikan imbal hasil obligasi global, ketahanan ekonomi Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan.
Karena itu, ruang bagi BI untuk memberikan stimulus moneter secara agresif dinilai tetap terbatas. (Aldo Fernando)